About


, CATATAN DARI DALAM

LPM, Lembaga Pers Mahasiswa. Rangkaian tiga kata tersebut seharusnya sudah cukup memberikan gambaran tentang . Mendengar kata LPM tentu yang terbayang adalah sebuah organisasi yang orang-orangnya bergelut dengan tinta dan kertas, tempat para jurnalis hebat menuangkan pikiran dan naluri kritisnya menjadi kata perkata yang tersusun menjadi suguhan layak baca bagi segenap stokeholder KOMPEN.

Namun apa yang terjadi tidak seindah harapan, masih berkutat dengan internal organisasi serta ketidakjelasan fungsi koordinasi antar divisi terlebih antara PU yang seharusnya menjadi komando terdepan dengan jajaran dibawahnya menjadikan organisasi ini serasa hampa. Namun patut diacungi jempol ditengah berbagai persoalan yang melanda masih ada segelintir fungsionaris yang masih mengukuhkan hatinya di KOMPEN, kepada mereka inilah nafas organisasi digantungkan.

Hampir sepanjang periode kepengurusan tahun ini hanya rasa kekeluargaanlah yang membuat sekretariat tetap ramai, rasa kekeluargaan yang begitu kental hingga terkadang menjadikan batas-batas antara profesionalitas dengan kekeluargaan menjadi semu. Ditambah dengan persoalan beberapa rekan pemimpin redaksi yang memiliki kesibukan di organisasi lain menjadikan beberapa proker andalan terhambat. Hal ini sebenarnya bukan merupakan hal baru di organisasi ini, di periode sebelumnya bahkan sempat hanya menyisakan dua fungsionaris aktif saja.

Namun perlahan tapi pasti KOMPEN mulai bangkit, terbitnya majalah edisi XV membuktikan bahwa  dengan segelintir orang yang tersisa roda organisasi tetap bisa berjalan. Datangnya fungsionaris baru juga memberikan angin segar di sekretariat tercinta, sekretariat mulai ramai dengan wajah-wajah baru dan hal ini otomatis membawa keceriaan tersendiri sekaligus secara tidak langsung memacu motivasi rekan-rekan tingkat dua untuk aktif menghidupkan sekretariat juga, mengisinya dengan berbagai proker yang sebelumnya sempat vakum, ataupun sempat berjalan walau dengan ala kadarnya.

Masa kepengurusan yang dalam beberapa bulan ini akan segera berakhir seharusnya bisa meninggalkan warisan positif bagi periode kepengurusan selanjutnya. Bukan malah meninggalkan persoalan dan perselisihan seperti sebelumnya. Inilah saatnya KOMPEN bangkit, kalau sebelumnya masalah minimnya sumber daya manusia menjadi alasan sulitnya menjalankan Proker, kini masuknya SDM baru bisa menjadi solusi konkret akan hal tersebut.

Ibaratnya sebuah patung, maka KOMPEN yang sekarang sedang mengukir wajahnya. Akan terasa berat ditiap guratannya namun niscaya apabila tercapai bentuk yang sempurna, maka akan indahlah hasil guratan tersebut. Semoga angkatan pada tahun ini bisa mengguratkan sejarah tersendiri bagi KOMPEN, guratan yang tidak hanya membekas diperiode ini, namun dapat menjadi panutan dan pelopor kebangkitan untuk periode selanjutnya. Semoga catatan ini dapat lebih memacu semangat kawan-kawan.

*dedicated to all beloved KOMPENERS

5 responses to “About

  1. tulisane manteb. update juga bagus. lanjut gan.

  2. ckck, bagus.
    keren2

  3. apik.. tp sory lom baca… 😀

  4. hadirrrrrr….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s