Kisah Telo dari Malang Menuju Dunia


Gambar 2

Pegawai dari PT. Repoeblik Telo sedang mengupas ubi jalar yang telah dikukus agar bisa diolah menjadi makanan Bakpao dan produk olahan lain.

Malang adalah sebuah kabupaten di wilayah Jawa Timur yang terkenal akan keindahan alamnya. Meski demikian, kuliner khas Malang yang beraneka ragam juga tidak kalah menariknya. Salah satu kuliner tersebut menggunakan bahan dasar yang sering dianggap remeh oleh sebagian orang namun memiliki nilai jual tinggi di pasar luar negeri. Bahan dasar itu adalah “telo” atau dalam Bahasa Indonesia lebih dikenal dengan ubi jalar yang termasuk dalam jenis umbi–umbian. Berkat tangan kreatif dan proses yang  panjang, Bapak Unggul Abinowo berhasil mendirikan PT. Repoeblik Telo pada tahun 1990 dan mampu bertahan sampai sekarang.

“Latar belakang berdirinya PT. Repoeblik Telo ini dimulai ketika Pak Unggul Abinowo masih berada Sekolah Menengah Atas (SMA) serta dipicu dorongan kuat untuk mandiri tanpa bantuan orang tuanya”, ujar Irfan, Manager Marketing PT. Repoeblik Telo. Penyampaian materi mengenai latar belakang berdirinya perusahaan ini  termasuk bagian dalam Acara Studi Kewirausahaan yang diadakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Usaha Mahasiswa (UKM USMA) Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang berlangsung pada hari Sabtu, 14 Mei kemarin. PT. Repoeblik Telo adalah perusahaan unik dimana produk andalan yang dijual dari perusahaan ini adalah ubi jalar (telo). Pak Irfan juga menjelaskan mengenai orientaasi perusahaan tersebut yang memilih berbisnis di bidang agrobisnis tersebut, karena ubi jalar adalah produk umbi-umbian yang sangat digemari di negara maju seperti Jepang dan Taiwan tetapi dianggap remeh di Indonesia. Negara – negara maju tersebut memanfaatkan ubi jalar tidak hanya sebagai makanan melainkan diubah menjadi obat – obatan.

Dikutip dari situs CNN.com, Dr. Sanjay Gupta juga mengatakan bahwa ubi jalar mengandung zat beta karoten yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang, gigi, rambut dan kulit. PT. Repoeblik Telo ini tidak menjual telo dalam bentuk langsung melainkan perusahaan tersebut merubah nilai jual telo itu dengan membuat beragam makanan serta varian yang berasal dari bahan baku telo seperti bakpao telo, bakpia telo, jus telo, mie telo dan berbagai olahan lain sehingga bila ditotal akan berjumlah 63 varian. “Tujuan acara ini adalah mengenalkan PT. Repoeblik Telo sebagai salah satu contoh sukses dari bisnis kreatif yang memanfaatkan telo sebagai bahan baku utamanya. Ide kreatif dan semangat pantang menyerah dalam membangun sebuah usaha seperti yang dicontohkan oleh pendiri perusahaan inilah yang saya harapkan akan menginspirasi peserta studi kewirausahaan untuk lebih kreatif lagi dalam berwirausaha”, ujar Singgih Winoto selaku Kepala Pelaksana.

Di dalam studi kewirausahaan tersebut Pak Irfan juga mengajak para peserta yang berasal dari anggota UKM USMA serta delegasi Organisasi Kemahasiswaan Intra (OKI) Polinema untuk mengetahui proses pembuatan bakpao telo. Dimana proses awalnya ialah pembersihan dan pencucian telo, yang kemudian dikukus selama beberapa jam, lalu dikupas. Setelah dikupas maka telo siap diubah menjadi makanan lain seperti bakpao, bakpia dan sebagainya dengan menambahkan komponen tambahan seperti tepung terigu, gula, telur, pengembang serta beberapa bahan lain yang biasa digunakan untuk membuat kue. Omzet yang diperoleh PT. Repoeblik Telo saat ini sudah mencapai 80 juta per hari dari penjualan bakpao saja, belum termasuk produk lainnya. Selain itu PT. Repoeblik Telo juga berhasil menembus pasar global dimana perusahaan tersebut telah mengekspor telo mentah ke beberapa negara seperti Taiwan dan Jepang yang bila dihitung perhari jumlah yang harus diekspor sebanyak 80 kontainer.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi kita karena dapat mengetahui bagaimana cara memulai sebuah usaha dan mengelola sumber daya yang ada agar bisa menguntungkan, serta suka duka menjadi seorang wirausahawan”, ujar Didit, peserta studi kewirausahaan dari delegasi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). (M. Nadhiful)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s