Siap PIMNAS dengan Sosialisasi PKM Teknik Kimia


PicsArt_04-16-07.21.14

Bapak M. Faisol Anwar dari Institut Teknologi Sepuluh November menjelaskan pentingnya PKM pada kegiatan Forum Diskusi Ilmiah Teknik Kimia, Sabtu (16/04)

Forum Diskusi Ilmiah (FDI) Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Politeknik Negeri Malang (Polinema) berlangsung di Auditorium Gedung AO Polinema, Sabtu (16/04). Tema kegiatan ini adalah “Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Teknik Kimia” yang diikuti oleh 100 peserta dari delegasi kelas dan mahasiswa Bidik Misi. Kegiatan yang mulai pada pukul 08.00 – 12.00 WIB ini, bertujuannya agar mahasiswa mengerti format penulisan dan bidang yang terdapat pada PKM. Menurut Asalil Mustain ST., MT., MSc selaku ketua pelaksana mengatakan, “Kegiatan FDI tahun ini dibuat seperti seminar dengan pemateri Ade Sonya Suryandari dari Polinema dan M. Faisol Anwar dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)”.

“Format adalah rajanya PKM. Jika format salah, PKM sebagus apa pun akan tersingkir di seleksi tahap pertama,” ujar Bapak Faisol. PKM terdiri dari  5 bidang yakni PKM-P, PKM-KC, PKM-M, PKM-T, dan PKM-K yang waktu pengerjaannya dilakukan sekitar 8 bulan. Terdapat 5 tahap penyeleksian PKM, yaitu pengusulan, evaluasi, pendanaan, laporan pengajuan dan monitoring, serta laporan akhir karena diharuskan ada realisasi dari PKM yang dibuat berupa prototipe, alat, metode, atau hasil penelitian lain. Sedangkan PKM GT dan AI hanya pengusulan, evaluasi, PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) untuk GT dan pemberian insentif. Setelah workshop ada tugas bagi peserta untuk membuat proposal PKM dengan tenggat satu bulan dan menjadi syarat pengambilan sertifikat. “PKM tersebut nantinya akan dilombakan tingkat Polinema dan yang lolos seleksi akan diikutkan ke PIMNAS pada bulan September mendatang,” jelas Pak Asalil.

Kendala yang dialami pada kegiatan ini yaitu mundurnya kegiatan yang seharusnya dilaksanakan pada awal April tetapi baru terealisasikan pada pertengahan April. Selain itu, jumlah peserta yang ditargetkan hanya 70 orang tetapi peserta yang hadir melebihi target sehingga panitia kesulitan menyediakan tempat duduk. Meski mengalami kendala kegiatan ini juga membawa manfaat positif bagi peserta. Seperti yang diucapkan oleh Anindita Rauda Kirana dari kelas 1B D3 Teknik Kimia, “Acara ini memberikan motivasi bagi peserta bahwa sebenarnya PKM tidaklah sulit dan dapat memberikan manfaat untuk kita”. Bu Sonya juga berpesan bahwa, “PKM mengkorelasikan mahasiswa, institusi, dan masyarakat karena menjadi wadah mahasiswa belajar menyampaikan ide dan peka terhadap lingkungan, lalu memberi solusi kreatif untuk masalah di masyarakat. Mahasiswa adalah agen perubahan. Jangan malas membuat PKM”. (diatama, marita eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s