TF-Scale II: Dunia Adalah Panggung Untuk Berkarya


Jason Lin, staf akademik Republic Politechnic memberikan pidato dalam kegiatan Closing Ceremony TF-SCALE II di Aula Pertamina, Jum'at (25/03).

Jason Lim, staf akademik Republic Polytechnic of Singapore memberikan pidato dalam kegiatan Closing Ceremony TF-SCALE II di Aula Pertamina, Jum’at (25/03).

Penutupan Temasek Foundation Scale II yang diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari Republic Polytechnic of Singapore, Politeknik Negeri Malang (Polinema),Politeknik Kota Malang serta Politeknik Caltex Riau, Jumat(25/03). Kegiatan berlangsung di Aula Pertamina Polinema pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, dengan tema “Think Global Act Social”. “Program ini dimaksudkan agar mahasiswa yang berpartisipasi memiliki program sosial selain program akademis yang didapat dari kampus”,ujar Dr.Eng. Rosa Andrie Asmara, ST., MT selaku penanggung jawab dari acara tersebut.

Penutupan TF–Scale II adalah bagian terakhir dari serangkaian acara TF–Scale yang berlangsung selama 3 minggu di Singapura dan Indonesia. TF–Scale adalah sebuah program pertukaran pelajar yang diadakan oleh Temasek Foundation, lembaga non-profit Singapura yang bergerak di bidang pendidikan dan berperan dalam kerjasama lintas komunitas di Asia. Bagi mahasiswa dari Politeknik yang telah bekerja sama dengan Temasek Foundation berkesempatan mengikuti TF–Scale jika dapat melalui beberapa tahapan seleksi. “Program seleksi dilakukan 3 sampai 4 bulan sebelum keberangkatan. Dimulai dari nilai Indeks Prestasi (IP) minimal 3,5 (Cumlaude) dan proyek sederhana yang dipresentasikan dalam bahasa Inggris. Bagi mahasiswa yang mempunyai keahlian dibidang non-akademik akan mendapat poin tersendiri dalam seleksi tersebut”,jelas Dr.Eng. Rosa Andrie Asmara, ST., MT.

Sherly, Mahasiswa dari Republic Politechnic of Singapore menyanyikan lagu 'Bunda' dari Melly Goeslow dalam kegiatan Closing Ceremony TF-Scale II, di Aula Pertamina.

Sherly, mahasiswa dari Republic Polytechnic of Singapore menyanyikan lagu ‘Bunda’ dari Melly Goeslow dalam kegiatan Closing Ceremony TF-Scale II.

Sesi pertama kegiatan TF–Scale II berlangsung pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.15 WIB. Sambutan dari Jason Lim selaku staf akademik Republic Polytechnic menjadi pembuka kegiatan sesi pertama, beliau mengatakan bahwa dunia adalah panggung untuk terus berkarya dan memberikan semua kemampuan terbaik kita agar bermanfaat bagi orang lain.Peserta TF-Scale juga mempresentasikan hasil proyek yang telah dibuat kepada dosen dan tamu undangan pada sesi pertama ini. Beberapa proyek yang telah dibuat yaitu Bat CaveIrigationHydroponics, serta Water Fountain. Pada sesi kedua kegiatan dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, dimana semua yang hadir mengenakan baju tradisional seperti batik dan kebaya termasuk para peserta TF–Scale dari Singapura.

Di penghujung kegiatan dilakukan penyerahan penghargaan bagi pemenang TF–Scale Awards dan oleh–oleh khas Malang dari Polinema kepada Perwakilan Politeknik Caltex Riau dan Republic Polytechnic. “Kami sangat menyukai TF–Scale II karena dapat bertemu banyak orang dan saling berbagi ilmu. Meskipun telah berakhir, kita akan tetap menjadi sahabat dan keluarga”, ungkap Daryl Goh Jin Wei, mahasiswa Republic Polytechnic. Muhammad Yazid Al Bustomi, salah satu tamu undangan dari Polinema juga berpendapat, “Kegiatan ini sangat bermanfaat sebab dapat saling berbagi antara budaya kita dengan bangsa lain seperti Singapura”.(Diatama, Nadhiful, Annisa Dian, Saiful Anam)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s