Lomba Catur: Ajang Kompetisi Perayaan Dies Natalis Polinema


erlihat dosen dan karyawan Polinema adu catur sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan Dies Natalis Polinema ke-34.

Terlihat dosen dan karyawan Polinema adu catur sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan Dies Natalis Polinema ke-34.

Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan serangkaian lomba dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-34, salah satunya adalah lomba catur yang bertempat di Graha Polinema, Rabu (2/3/16). Lomba ini berlangsung selama dua hari yaitu tanggal dua sampai tiga Maret 2016. Peserta terdaftar terdiri dari  20 orang yang meliputi dosen dan karyawan Polinema. Menurut Cahya Rahmad, DR.ENG.ST.,M.KOM., selaku ketua pelaksana, tujuan dari kegiatan tahunan ini untuk meningkatkan rasa kebersamaan serta kekeluargaan bagi dosen dan karyawan Polinema.

Pelaksanaan lomba dilakukan dengan sistem swiss lima babak, yang terdiri dari tiga babak pada hari pertama dan dua babak pada hari kedua. “Sistem swiss  adalah sistem dimana pemain wajib mengikuti semua babak baik menang ataupun kalah dan pemenang diambil dari pemain yang memperoleh poin kemenangan paling banyak,” jelas Andi Febri Handika selaku wasit. Lomba diawali dengan Technical Meeting di Graha Polinema yang dihadiri oleh peserta, ketua pelaksana dan wasit pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan pertandingan babak pertama yang dimulai pukul 08.30 WIB. “Terdapat tiga peserta dengan empat poin yang sama dalam lima babak yang telah berlangsung, maka dilakukan sistem head to head untuk menentukan pemenangnya,” jelas Andi. Diperoleh juara pertama yaitu Nurudin Santoso, ST.,MT., dari Jurusan Teknologi Informasi, Hadi Saroso, IR., MT., dari Jurusan Teknik Kimia sebagai juara kedua dan Subandriyo, ST., dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Percetakan sebagai juara ketiga.

Babak ke-2 dengan sistem swiss dimainkan oleh Bapak Subhi(kiri) dan Bapak Rudi (kanan) dari Jurusan Teknologi Informasi.

Babak ke-2 dengan sistem swiss dimainkan oleh Bapak Subhi(kiri) dan Bapak Rudi (kanan) dari Jurusan Teknologi Informasi.

“Waktu persiapan kegiatan ini dilakukan selama tiga minggu, diawali dengan rapat, membuat brosur dan menyebarkannya ke setiap jurusan,” tutur Bapak Cahya. Menurut Bapak Nurudin mengatakan, “kalau bisa perlombaan ini jangan hanya untuk dosen dan karyawan namun mahasiswa juga, agar lebih semarak. Selain itu, sebaiknya kegiatan ini tidak dilaksanakan pada hari aktif kuliah sebab banyak dosen yang masih mengajar,” lanjut beliau. Namun, Bapak Cahya mengatakan bahwa jika dilakukan pada waktu liburan, kebanyakan dosen dan karyawan masih menikmati liburan. “Kegiatan ini memang khusus untuk dosen dan karyawan Polinema sedangkan untuk mahasiswa disediakan kegiatan khusus yaitu Pekan Olahraga dan Seni (Porseni),” ungkap Bapak Cahya.  (Safarina, Dian, Wahyu)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s