Semnas FKMPI, Mempersiapkan Mahasiswa Menghadapi ASEAN Community 2015


Senin, (27/04) Seminar Nasional (Semnas) dalam rangka Opening Ceremony Musyawarah Nasional FKMPI (Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se-Indonesia) XVI 2015 digelar di Aula Pertamina Politeknik Negeri Malang (Polinema). Semnas tersebut dihadiri oleh 225 peserta yang terdiri dari 135 peserta delegasi 45 Politeknik se-Indonesia dan 90 peserta mahasiswa Polinema. Acara ini mengusung tema ”Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia dalam Menghadapi ASEAN Community 2015”.

“Tujuan diadakannya Musyawarah Nasional ini yaitu untuk meningkatkan tali silahturahmi sesama mahasiswa Politeknik se-Indonesia. Selain itu, untuk memperkenalkan budaya Malang maupun budaya di “Kampus Biru”, serta agar mahasiswa sendiri turut andil dalam rangka ASEAN Community 2015”, ujar Yudhistira Harwin Sangra selaku ketua pelaksana.

Semnas dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Diawali dengan pembukaan, sambutan ketua pelaksana, Presiden BEM, dan sambutan dari direktur Polinema. Pemukulan gong oleh Ir. Tundung Subali Patma, ST., menjadi simbol pembukaan kegiatan MUNAS FKMPI ke XVI ini.

Pemukulan gong oleh Ir.Tundung Subali Patma sebagai tanda dibukanya Munas FKMPI XVI 2015

Pemukulan gong oleh Ir.Tundung Subali Patma sebagai tanda dibukanya Munas FKMPI XVI 2015

Pada Semnas tersebut menghadirkan tiga pembicara yang mempunyai peran penting bagi Indonesia. Yaitu Prof. Dr. Ir. M. Nuh, DEA (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 2009-2014), Esa Sukmawijaya, M.Si (Kabid. Pengembangan pada Aspek Peningkatan Sumber Daya Pemuda, Kemenpora RI), dan M.Wahid Supriadi (Staf Ahli Menlu RI Bidang Ekonomi Sosial & Budaya).

“Mahasiswa Politeknik harus menjadi manusia yang cerdas. Yakni harus bisa menyelesaikan masalah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, tidak melanggar peraturan, dan disiplin”, jelas Prof. Dr. Ir. M. Nuh, DEA ketika memberikan materi.

Prof. Dr. Ir. M.Nuh, DEA memberikan materi tentang "Menyiapkan Generasi Emas 2045 : Pembentukan Pribadi Berkarakter

Prof. Dr. Ir. M.Nuh, DEA memberikan materi tentang “Menyiapkan Generasi Emas 2045 : Pembentukan Pribadi Berkarakter

“Yang di inginkan pada acara ini adalah mahasiswa dapat terbuka wawasannya dan menjadi luas wawasannya mengenai ASEAN Community,” ungkap M.Rifqi Fahreza selaku Presiden BEM Polinema. “Strategi apa yg perlu kita lakukan untuk menghadapi ASEAN Community yakni harus bisa menguasai dunia industri, tahu kapasitas tenaga kerja Indonesia sehingga bisa bersaing di ASEAN Community tersebut”, imbuhnya. (Rahma Yuandera dan Dara Ayu Firdausyiah)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s