Pembukaan Ajang Bergengsi Sepatu Roda Tingkat Nasional


Sabtu (11/04) 2015, berlangsung kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Kota Malang. Lomba diselenggarakan di Jalan Kartanegara tepat di depan Stasiun Kota Malang. Kejuaraan sepatu roda tingkat nasional rutin diadakan setiap tahun. Lomba ini merupakan perebutan piala bergilir walikota dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Malang yang ke 101 dan dies natalis Politeknik Negeri Malang yang ke 33. Kegiatan ini bekerja sama dengan pengurus persatuan sepatu roda Kota Malang dan didukung oleh Politeknik Negeri Malang.

Pihak Politeknik Negeri Malang mengirimkan delegasinya untuk menjadi panitia acara. Kejuaraan sepatu roda tingkat nasional ini di ketuai oleh pihak dari Politeknik Negeri Malang yang juga merupakan pengurus harian dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Malang Pak Heri.

Peserta lomba sepatu roda memulai start

Peserta lomba sepatu roda memulai start

Peserta dibagi menjadi 3 kelas yaitu pemula, standart dan speed. Untuk pendaftaran kejuaraan sepatu roda, peserta bisa langsung menyerahkan formulirnya ke panitia. Biaya pendaftaran untuk kelas pemula sebesar Rp. 150.000 sedangkan untuk kelas standart dan speed sebesar Rp. 200.000. Acara ini telah dipublikasikan melalui koran, televisi dan juga tim-tim KONI seluruh Indonesia.

“Ada 25 klub di seluruh Indonesia paling jauh dari Lampung , Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Jogja, Tuban , Sidoarjo, Surabaya dan Malang. Total kira-kira ada 16 daerah dan ada 310 atlit” terang Pak Heri selaku penanggung jawab. Untuk juri diambil dari guru olahraga di Jakarta, Surabaya dan Malang. Total jumlah juri dan official ada 40 orang.

peserta antusias mengikuti lomba sepatu roda

peserta antusias mengikuti lomba sepatu roda

Pak Heri menjelaskan bahwa acara ini adalah sebagai prakualifikasi membuat passing grade untuk agar bisa mewakili PON (Pekan Olahraga Nasional) Jawa Timur. Direktur Politeknik Negeri Malang yang juga ketua KONI Kota Malang menuturkan harapannya “Politeknik Negeri Malang semakin berperan di masyarakat, semakin dikenal di masyarakat artinya supaya minatnya ke Politeknik Negeri Malang semakin banyak”. (Rahma Yuandera)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s