KEMERIAHAN NATAL DAN TAHUN BARU BERSAMA POLINEMA


“Berbeda bukan berarti pecah tapi berbeda untuk bersama.”
(Ir. Tundung Subali Patma, M.T.)

Sabtu (10/01), Unit Kegiatan Mahasiswa Talitakum (UKM Talitakum) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (UKM KMK) Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerja sama mengadakan acara Natal dan Tahun Baru bersama. “Christimas Light” merupakan tema yang diambil untuk acara tersebut. Acara yang diselenggarakan di Graha Polinema ini dihadiri oleh Direktur Polinema Ir. Tundung Subali Patma, M.T. ini merupakan acara yang pertama kali diselenggarakan di Politeknik Negeri Malang.

Pembukaan acara Natal Bersama oleh Direktur Politeknik Negeri Malang dengan penabuhan gong di Graha Polinema.

Pembukaan acara Natal Bersama oleh Direktur Politeknik Negeri Malang dengan penabuhan gong di Graha Polinema.

“Tujuan dari tema ini yaitu berusaha membuat mahasiswa yang beragama Kristen dan Katolik di Polinema yang sedikit menjadi terang bersama,” ujar Fajar Ayu Febriani selaku ketua pelaksana acara. “Kendala acara ini yaitu mengadakan acara gabungan yang menyatukan visi misi dan proker dua UKM yang berbeda, akan tetapi dengan kerja sama yang baik semua itu dapat terlaksana,” imbuhnya. Harapan dari ketua pelaksana yaitu agar tahun depan acara bisa digabung dan bisa lebih meriah lagi.

Acara ini diawali sambutan dari ketua pelaksana dilanjutkan dengan sambutan Direktur Polinema, Ir. Tundung Subali Patma ,M.T. diikuti pemukulan gong yang menandai dibukanya acara tersebut. Acara dilanjutkan dengan do’a dan pujian – pujian yang diikuti dengan khusyuk oleh peserta serta undangan yang hadir.

Penampilan drama dari panitia ikut memeriahkan acara Natal Bersama tersebut.

Penampilan drama dari panitia ikut memeriahkan acara Natal Bersama tersebut.

Pencerahan yang diberikan Rm. Adhi Prastyo, SVD tentang “Christmas Light” diberikan dengan harapan agar semua yang telah dilakukan lebih mendapatkan pencerahan kedepannya. Pada akhir pencerahan kata “bisa” diberikan sebagai motivasi agar dalam menjalani segala hal serta menganggapnya sebagai tantangan bukan rintangan. Puncak dari acara ini yaitu penyalaan lilin bersama yang diawali oleh Direktur Polinema. “Acara ini sangat luar biasa karena baru pertama kali diselenggarakan di Polinema dan saya berharap tahun depan bisa terlaksana kembali serta bisa menjadi lebih baik lagi,” ungkap David salah seorang peserta acara tersebut.

Acara yang diakhiri dengan pementasan drama tentang kelahiran baru ini mengilustrasikan tentang bagimana kembali ke jalan yang lebih baik. Memperbaiki hal – hal yang buruk serta mengubah kebiasaan buruk merupakan hal yang disampaikan dalam pementasan tersebut. “Sangat positif sekali acara ini dan saya memberikan apresiasi yang luar biasa, dari sini keragaman bisa mengayomi semuanya, hal itu merupakan kunci suatu institusi untuk bisa berkembang, dan saya harap untuk tahun selanjutnya agar lebih kreatif lagi dan lebih baik lagi,”ujar Rm. Adhi Prastyo, SVD selaku pemateri dalam acara tersebut. (Fatimah Dwi Ayu Lestari)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s