HMM Polinema Persiapkan Mahasiswa Menghadapi Pasar Terbuka 2015


Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menyelenggarakan Seminar Nasional pada hari Sabtu, 8 November 2014 yang bertempat di Aula Pertamina Polinema. Seminar yang mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Lulusan Sumber Daya Manusia Guna Memerangi Persaingan di Pasar Terbuka 2015” ini merupakan awal dari serangkaian acara Mechanical Day dalam rangka memperingati dies natalis HMM Polinema.

F. Anggakusuma memotivasi "with confidence and believe nothing is impossible" untuk mahasiswa dalam seminar ini (08/11).

F. Anggakusuma memotivasi “with confidence and believe nothing is impossible” untuk mahasiswa dalam seminar ini (08/11). (foto: Lidia)

“Kita akan menghadapi pasar terbuka 2015. Persiapan mahasiswa menentukan mereka dalam menghadapi hal tersebut,” ungkap Satria Tri Yoga, ketua pelaksana seminar ini. “Jadi kita butuh referensi dari perusahaan,” imbuhnya menjelaskan alasan pengangkatan tema.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipandu oleh seorang moderator yaitu Widjanarko, ST., MT.  yang juga merupakan dosen Jurusan Teknik Mesin Polinema. Narasumber yang mengisi seminar ini adalah Harkandri M. Dahler, Direktur SDM GMF AeroAsia dan F. Anggakusuma dari PT. Surabaya Autocomp Indonesia.

Harkandri M. Dahler menjelaskan cara mahasiswa dalam menghadapi pasar terbuka 2015 (08/11).

Harkandri M. Dahler menjelaskan cara mahasiswa dalam menghadapi pasar terbuka 2015 (08/11). (foto: firdha)

“Bapak Angga itu alumninya Polinema, sedangkan bapak Harkandri adalah salah satu pihak yang bekerjasama dengan Polinema,“ jelas Satria mengenai narasumber. “Sekalian sosisalisasi mengenai rencana adanya kelas GMF di Polinema,” sambungnya.
Peserta yang hadir sebanyak 411 orang, 374 diantaranya adalah mahasiswa dan sisanya merupakan tamu undangan. Mahasiswa yang hadir tidak hanya dari Polinema, namun juga dari UM, Unmer, UB dan UIN. “Walapun waktu publikasi hanya dua minggu, kami maksimalkan untuk mahasiswa Polinema dan sekitarnya. Selain itu, kami minta bantuan PM3 (Persatuan Mahasiswa Mesin Malang) untuk publikasi,” tutur Satria.
Menurut salah satu peserta, Azizah, mahasiswi Budidaya Perairan Universitas Brawijaya, setelah mengikuti seminar, “Mahasiswa sekarang harus lebih mensosialisasi pasar bebas kepada masyarakat”.
“Face the challenges. Ini adalah kalimat yang paling saya suka”, ucap bapak Angga. “Letakkan masalah di belakangmu dan tantangan di depanmu”, imbuh beliau disaat memberi motivasi dan semangat kepada seluruh peserta seminar. (Lidia Marina Setiawan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s