Sepuluh Hari Bersama Pelajar Republic Polytechnic of Singapore


Politeknik Negeri Malang telah mengirimkan 18 mahasiswa untuk pertukaran mahasiswa ke Singapura beberapa bulan lalu. Tiba saatnya Republic Polytechnic of Singapore yang melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Malang.

Kamis (18/09) menjadi hari penutupan pengenalan kebudayaan Indonesia khususnya budaya Kota Malang kepada pelajar Republic Polytecnic of Singapura. Selama 10 hari, 20 mahasiswa Singapura menikmati berbagai kegiatan yang menarik. Mereka mengunjungi sanggar Asmoro Bangun di Jalan Prajurit Slamet, Malang. Disana mereka belajar tarian tradisional, gamelan dan melukis topeng dengan berbagai macam cat cair.  Ada juga kegiatan bakti sosial di panti asuhan dan yayasan anak cacat.

Pimpinan Polinema berfoto bersama Mahasiwa Polinema dan Mahasiswa  Politeknik Republik Singapura  di Ruang Rapat Pimpinan (18/09).

Pimpinan Polinema berfoto bersama Mahasiwa Polinema dan Mahasiswa Politeknik Republik Singapura di Ruang Rapat Pimpinan (18/09).

Kegiatan utama yang dilakukan adalah pembelajaran proyek Raspberry Pi. Selain itu, mereka juga menikmati kunjungan wisata yang terkenal di Kota Malang. Salah duanya mendaki Gunung Bromo dan memetik buah apel secara langsung di kebunnya.

Penutupan kegiatan ini dilaksanakan di Gedung AA tepatnya di ruang rapat pimpinan pukul 16.00 WIB. Acara dihadiri oleh direktur Polinema dan segenap jajaran pembantu direktur. “Terima kasih kepada semua yang telah membuat program ini sukses,” ujar Sharmila Kanna ketika memberikan sambutan dalam bahasa Indonesia sebagai perwakilan dari Politeknik Republik Singapura.

 

Direktur Polinema (kanan) menyerahkan kenang-kenangan  kepada salah satu Dosen Politeknik Republik Singapura  (kiri) (18/09).

Direktur Polinema (kanan) menyerahkan kenang-kenangan kepada salah satu Dosen Politeknik Republik Singapura (kiri) (18/09).

Acara penutupan dikemas dengan suasana yang santai santai dan nyaman. Terdapat pemutaran video kegiatan selama 10 hari di Malang dan menyanyikan lagu mars Politeknik Republik Singapura yang berjudul “Friend”. Tarian tradisional Suramadu dari UKM Theatrisic menjadi hiburan yang menyegarkan.

“Semoga dengan adanya kunjungan kampus dan pertukaran mahasiswa dapat memberi perubahan yang baik bagi Polinema dan Republic Polytechnic of Singapore,” tutur Pak Tundung yang menggunakan dua bahasa (Indonesia-Inggris) ketika menyampaikan sambutannya.

Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan ramah tamah. Tampak Mahasiswa Polinema dan Mahasiswa Singapura saling bersalaman dan berpelukan sebelum kembali ke Singapura. “Semoga acara ini dapat berlanjut pada tahun berikutnya, bahkan kalau bisa di semua jurusan yang ada di Polinema,” curhat Chalimi Fithratu, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika yang menjadi salah satu pertukaran Mahasiswa dari Politeknik Negeri Malang. (Qoriatu Toyyibatul Jannah)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s