DDM : Menjaring Aspirasi Mahasiswa JurusanTeknik Sipil


Sejak pukul 07.00 WIB, Aula Pertamina Polinema dipenuhi mahasiswa Jurusan Teknik Sipil (17/06). “Mewujudkan Demokrasi Pendidikan yang Nyata dalam Jurusan Teknik Sipil Polinema” menjadi tema kegiatan yang juga dihadiri oleh Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, dan beberapa dosen Teknik Sipil ini.

Suasana lesehan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil yang menghadiri Dialog Dosen Mahasiswa di Aula Pertamina Polinema (17/06).

Suasana lesehan Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil yang menghadiri Dialog Dosen Mahasiswa di Aula Pertamina Polinema (17/06).

Diadakannya kegiatan tanya jawab tersebut guna menampung aspirasi mahasiswa mengenai proses belajar mengajar selama ini. Harapan segala hal yang belum transparan bisa teratasi dan menciptakan mahasiswa bermutu serta memperhitungkan proses penerimaan tenaga kerja.

Tiga hal penting yang dibahas dalam dialog tersebut adalah bidang akademik, pelayanan, dan sarana prasarana. Pertanyaan yang diajukan mahasiswa lebih mengarah pada kebimbangan lulusan D4 di Polinema dengan S1 di Universitas. Hal ini dikarenakan lulusan D4 masih belum familiar di dunia kerja dan dianggap sama dengan lulusan D3. Mahasiswa berharap adanya sertifikat pelatihan khusus yang dapat dipertimbangkan di dunia kerja.

(dari kanan) Sitti Safiatus Riskijah, ST.,MT, Marjono, ST., dan MT , Drs. Susapto, MT menanggapi aspirasi mahasiswa (17/06).

(dari kanan) Sitti Safiatus Riskijah, ST.,MT, Marjono, ST., dan MT , Drs. Susapto, MT menanggapi aspirasi Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil (17/06).

Masalah yang hangat diperbincangkan pagi hingga siang itu ditanggapi positif oleh seluruh pembicara, yaitu Drs. Susapto, MT selaku Ketua Jurusan Teknik Sipil, Marjono, ST., MT selaku Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, dan  Sitti Safiatus Riskijah, ST.,MT selaku Dosen Pembina Akademik D4. Mereka mengaku sudah mengusahakan adanya sertifikat pelatihan tersebut khusus untuk lulusan Teknik Sipil Polinema.

Hal lain yang disinggung adalah lambatnya penanganan bidang administrasi dan sarana prasarana. Khususnya toilet yang sudah rusak dan ini menjadi evaluasi untuk semua pengguna, baik pengajar, karyawan, maupun mahasiswanya sendiri.

Adapun beberapa kendala yang dirasakan panitia kegiatan. “Kurangnya antusias dosen untuk menghadiri kegiatan ini, sehingga ada beberapa hal yang belum disampaikan mahasiswa kepada dosen yang bersangkutan. Mahasiswa merasa kurang mendapat tanggapan,” keluh Wahyu, Ketua Pelaksana kegiatan.

Drs. Susapto, MT berharap semoga dengan diadakannya acara ini semua dosen dapat menampung masukan dari mahasiswa. “Bagi mahasiswa, harapan saya lebih memahami kepentingan dosen sehingga tidak melihat dari satu sisi saja,” sambung beliau.

Hal ini selaras dengan harapan ketua pelaksana acara dan tentunya seluruh mahasiswa serta dosen, yakni semua warga Jurusan teknik Sipil saling memahami dan menjaga sarana prasarana sehingga dalam proses pembelajarannya lebih baik dan efektif. (Hendri Setya Budi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s