Seminar Kesehatan 2014 : Take Care Your Bachelor and Virginity For a Better Life


Mengamati perilaku remaja memang semakin mengkhawatirkan. Dimana fakta telah membuktikan bahwa tak sedikit remaja yang sudah tak perawan. Inilah salah satu latar belakang UKM Bhakti Karya Mahasiswa Politeknik Negeri Malang (Polinema) mengadakan seminar kesehatan yang berjudul “Jagalah Keperjakaan dan Keperawananmu untuk Hidup yang Lebih Baik”.

Seminar ini diselenggarakan di Auditorium Gedung AH Lantai dua Polinema dengan mendatangkan dokter cantik bernama dr. Sinta Murlistyarini, SpKk sebagai pemateri. Acara yang berlangsung hari Sabtu, 7 Juni lalu ini diikuti oleh 173 peserta. Sebelum masuk sesi materi yang ditunggu-tunggu, sambutan dari ketua pelaksana dan ketua umum BKM menjadi pembuka. “Semoga seminar ini berjalan lancar dan ilmunya bermanfaat bagi kita semua,” harapan Intan dalam sambutannya selaku ketua pelaksana.

Ketua Umum BKM pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada peserta yang bersedia hadir. “Semoga seminar ini menambah wawasan dan kita bisa tahu batasan-batasan kita sebagai remaja,” sambung A. Alfian Adi Nugroho, Ketua Umum BKM.

dr. Sinta menjelaskan pentingnya menjaga keperawanan dan keperjakaan, Sabtu (07/06) lalu.

dr. Sinta menjelaskan pentingnya menjaga keperawanan dan keperjakaan, Sabtu (07/06) lalu.

dr. Sinta membuka materi dengan menunjukkan gambar yang kurang sopan, tapi memang harus ditunjukkan sebagai wawasan. “Kalian melihat gambar ini secara dewasa ya,” jelas dr. Sinta yang menunjukkan gambar anatomi genetalia wanita dan pria. Apakah keperawanan bisa dikembalikan? Pertanyaan ini dilontarkan dr. Sinta yang kesehariannya bekerja di RSU Saiful Anwar dan menjadi dosen di Universitas Brawijaya ini.

“Jawabnya tidak bisa. Karena keperawanan itu adalah wanita maupun pria yang belum pernah terlibat aktivitas seksual atau melakukan hubungan seksual,” dr. Sinta menjelaskan. Sesungguhnya keperawanan tidak bisa dibuktikan secara fisik. Namun dinilai secara jujur, naluri dan agama. Jadi, mitos di masyarakat yang bilang malam pertama pengantin tidak mengeluarkan darah dianggap tidak perawan itu kurang tepat.

Robeknya selaput dara bukan hanya disebabkan karena ketidakperawanan wanita, melainkan banyak faktor, yaitu kecelakaan, latihan berat, panjat tebing, tari balet atau memang sudah sejak lahir tidak punya selaput dara.

Bahaya hilangnya keperawanan atau keperjakaan sebelum menikah adalah adanya infeksi menular seksual. “Tunggu orang yang tepat, waktu yang tepat, dan halal. Jangan rusak hidup kalian hanya dengan kenikmatan lima menit itu. Save your virgin. Semuanya akan indah pada waktunya,” pesan dr. Sinta.

Sinta, salah satu peserta seminar sedang bertanya seputar keperawanan (07/06).

Sinta, salah satu peserta seminar sedang bertanya seputar keperawanan (07/06).

Materi berakhir dan dilanjutkan sesi tanya jawab. “Jika robeknya selaput dara bukan salah satu alasan ketidakperawanan, maka saat tes keperawanan, apa yang menjadi indikatornya? dan apa dampak setelah tes tersebut?” tanya Sinta salah satu peserta seminar. “Saat tes keperawanan memang benar keutuhan selaput dara yang menjadi indikatornya, tapi kami sebagai dokter tidak bisa menghakimi perawan tidaknya orang. Dampak setelah tes ya tidak ada, karena tidak merusak selaput daranya. Kami hanya cek hymen-nya, istilah kedokteran untuk selaput dara,” jawab dr. Sinta.

Setelah itu pembacaan notula dan dilanjutkan dengan hiburan yaitu penampilan akustik dari UKM Bhakti Karya Mahasiswa. Lucunya, sebelum penutupan ada surprise dari panitia. Ada voucher untuk peserta yang beruntung duduk di kursi yang bawahnya sudah tertempel voucher diskon belanja buku dan alat tulis kantor. Mendadak gemuruh peserta menghiasi ruangan dengan sibuk mencari secarik kertas voucher itu dibawah kursi masing-masing. (Zakiyatun Nafsi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s