“NO!” FOR KORUPSI!


Image

Indonesia bersih transparan tanpa korupsi. (foto: redaksi)

Sebagai seorang yang berkewarganegaraan Indonesia, tahukah anda bahwa Indonesia merupakan negara terkorup ke-5 di dunia setelah Azerbaijan, Bangladesh, Bolivia, dan Kamerun pada tahun 2012 seperti survey yang telah dilakukan oleh transparency.org? Sungguh merupakan sebuah “prestasi” yang memalukan bagi negara kita yang notabene sering disebut sebagai negara yang kaya raya akan sumber daya alam maupun manusianya itu sendiri. Pengertian secara singkat, korupsi merupakan sebuah perilaku untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok namun dengan cara yang salah. Korupsi dilarang keras dilaksanakan oleh siapapun, karena selain hasil yang didapatkan bukan barang halal, korupsi juga merugikan sebuah negara dan menurunkan kualitas sumber daya manusianya.

Pelatihan dan pendidikan anti korupsi sangat diperlukan oleh mahasiswa dan juga pelajar di Indonesia karena mereka adalah penerus bangsa dan menentu akan dibawa kemana bangsa Indonesia kelak, karena itulah Lembaga Tinggi Badan Eksekutif Mahasiswa Polinema menyelenggarakan sebuah acara bertajuk Training of Trainer 2013, dimana acara yang dilaksanakan bertujuan untuk mensosialisasikan betapa pentingnya aksi anti korupsi itu.

Acara ini dihadiri oleh presiden BEM, bapak Halid Hasan selaku Pembantu Direktur III, serta anggota BEM dan delegasi dari organisasi kemahasiswaan intra Polinema dan juga mendatangkan pemateri perwakilan langsung dari bagian direktorat pendidikan dan pelayanan masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta. Acara ini diselenggarakan untuk membentuk trainer handal dari Polinema yang nantinya difungsikan untuk mensosialisasikan pendidikan anti korupsi di SMA sederajat di Kota Malang dan sekitarnya tiap 1 bulan sekali. Tim yang dinamakan Gebrak (singkatan Gerakan Anti Korupsi) ini diharapkan mampu menyalurkan pengetahuan tentang anti korupsi dengan baik sehingga para pelajar dapat menerima ilmu dengan optimal.

Training of Trainer 2013 dirasa sangat perlu diadakan mengingat labelitas kita sebagai mahasiswa tentunya berbeda ruang lingkupnya dengan masa-masa kita menjadi pelajar di sekolah dasar ataupun lanjutan, baik dari sisi lingkungan ataupun peranan yang harus dilakukan untuk dapat mengembangkan diri secara maksimal dan memberikan kontribusi yang signifikan kepada almamater dan masyarakat umum. Karena pada tingkat dimana status kita menjadi mahasiswa dengan tri fungsi yang dimiliki yaitu, Agent Of ChangeSocial Control dan Man Of Analysis dituntut untuk dapat menyelaraskan antara kebutuhan pengembangan diri dengan pemberian sumbangsih kepada lembaga dan masyarakat secara umum di hampir semua aspek kehidupan. “Acara ini sangat diperlukan oleh kita yang notabene merupakan generasi muda penerus bangsa sekaligus agent of change, dimana kita harus mampu memerangi korupsi dari diri kita sendiri.” kata Ajie Wahyudha Purwanto selaku ketua pelaksana acara Training of Trainer 2013.

korupsi2

Ketua pelaksana, Ajie Wahyudha sedang memberikan sambutan pada acara Training of Trainer Rabu kemarin (09/10)

Acara yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 9 Oktober 2013 ini tidak melulu membahas tentang korupsi dan anti korupsi, namun juga membahas tentang bagaimana potensi yang ada pada diri kita dapat dijadikan sebagai tameng untuk memberantas korupsi, selain itu kita juga diajarkan untuk membuat sebuah mimpi dengan baik, hingga akhirnya kita memiliki peluang besar untuk meraih mimpi tersebut. “Acara ini saya harapkan dapat diadakan lagi di tahun yang akan datang dan peserta yang diundang tidak hanya perwakilan dari OKI Polinema saja tapi juga perwakilan mahasiswa dari semua jurusan, dan saya juga turut berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh pihak kampus Polinema sehingga acara ini dapat terselenggara dengan lancar.” Lanjut Ajie.

Suasana saat bapak Rian Herviansyah dari KPK menyampaikan materi tentang anti korupsi.

Suasana saat bapak Rian Herviansyah dari KPK menyampaikan materi tentang anti korupsi.

“Korupsi” merupakan satu kata sederhana yang berdampak besar bagi sebuah negara, mulailah melawan korpusi dari diri kita sendiri, korupsi ada karena kita terbiasa mengkorup apapun, mulai korupsi waktu, korupsi kedisiplinan, hingga korupsi uang yang kita lakukan pada orang tua kita. Korupsi dapat kita perangi dengan potensi yang ada pada diri kita, kenali diri kita sendiri, dan ayo kita musnahkan korupsi. LETS AGAINST KORUPSI AND SAY A VERY BIG NO TO KORUPSI!! (ylv)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s