DIPAM: Jembatani Aspirasi Mahasiswa dan Atasan


Seorang mahasiswa sedang mengajukan pertanyaan

Seorang mahasiswa sedang mengajukan pertanyaan

Malang- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Malang, akhir pekan kemarin mengadakan kegiatan tahunan Dialog Pimpinan Mahasiswa (Dipam) di Aula Pertamina, Politeknik Negeri Malang.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis (13/6) sejak 09.00 WIB hingga 12.15 WIB itu, diawali dengan menampilkan dan membahas hasil survei yang telah disebarkan oleh BEM kepada delapan ratusan mahasiswa intern secara acak. Isi dari survei adalah tentang tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan yang diterima selama menjadi mahasiswa di Politeknik Negeri Malang. Mulai dari tingkat profesionalitas dosen dan karyawan, ketersediaan penunjang proses perkuliahan hingga ketersediaan sarana dan prasarana umum seperti toilet, wi-fi, dan masjid.

Setelah pembahasan hasil survei selesai ditampilkan, agenda berikutnya adalah sesi tanya-jawab. Pada sesi ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mencurahkan uneg-unegnya seputar pelayanan di kampus Politeknik Negeri Malang. Menurut sebagian besar peserta dialog, sesi tanya-jawab adalah sesi yang paling ditunggu-tunggu, hal ini terbukti dari banyaknya mahasiswa yang dengan sigap mengacungkan tangannya ketika moderator baru saja memulai sesi tanya-jawab.”Sesi tanya-jawab adalah sesi yang saya tunggu, karena hanya di sesi ini lah suara mahasiswa dapat didengar oleh pemimpin dan syukur-syukur apabila pendapat kami segera dipertimbangkan dan ditindaklanjuti,” ujar Iscak, mahasiswa D4 Teknik Elektronika.

Direktur sedang menjawab pertanyaan dari peserta dialog yang sebagian besar adalah mahasiswa

Direktur sedang menjawab pertanyaan dari peserta dialog yang sebagian besar adalah mahasiswa

Hal menarik lain juga terjadi pada acara yang populer dengan sebutan DIPAM ini, yakni presentasi dari Pudir II, Drs. Awan Setiwan, M.MT., MM, tentang rencana pembangunan di Politeknik Negeri Malang. Dari presentasi, beliau menjelaskan bahwa parkiran yang terdapat di sisi utara dari kompleks Polinema akan dipugar dan dibangun kembali menjadi parkiran berlantai tiga. Dimana selain parkiran, akan ada kantin serta sekber tambahan juga di bangunan impian ini. Selain itu, beliau juga menyanggupi akan segera menyelesaikan pembangunan gedung Teknik Sipil serta akan memulai membangun pondasi gedung baru Teknik Mesin pada akhir tahun ini. Beliau juga berharap gedung Teknik Sipil dan Teknik Mesin segera diselesaikan untuk lantai satu dan duanya karena akan digunakan untuk bengkel dari masing-masing gedung, sehingga mahasiswa jurusan terkait tidak kesulitan lagi tentang jarak antara tempat kuliah dan tempat praktik (bengkel).

Menurut ketua pelaksana acara Dipam, Yudi, acara ini bertujuan agar aspirasi mahasiswa tersampaikan secara efektif kepada para petinggi Politeknik Negeri Malang sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan pimpinan. Hal senada juga diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Malang, Ir. Tundung Subali Patma, MT.”Acara yang bagus sekali. Melalui Dialog Pimpinan-Mahasiswa ini, kami dapat mengerti apa-apa yang kurang pas menurut mahasiswa. Banyak masukan dari mereka. Itu semua kami tampung dan akan kami evaluasi, kemudian akan kami gunakan sebagai acuan untuk pembuatan kebijakan nantinya. Terima kasih,” ujar direktur. (budi,tito)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s