LEMBARAN BARU BEASISWA POLINEMA


Image

Saat ini beasiswa menjadi isu paling hangat di Polinema. Berbagai sosialisasi baik secara online, pamflet, maupun banner telah dipasang di beberapa tempat strategis. Untuk pendaftarannya sendiri telah dibuka sejak tanggal 11 Maret 2013 untuk Jurusan Teknik Kimia dan Teknik Elektro (info lebih lanjut buka situs http://beasiswa.polinema.ac.id/)

Ada beberapa warna baru dalam beasiswa kali ini. Pendaftaran yang dulunya dilakukan secara manual, pada tahun ini dilakukan secara online. Bukan hanya pendaftaran, segala proses terkait beasiswa akan dilakukan secara online termasuk pengumuman penerima beasiswa. Menurut Bapak Subandriyo bagian kemahasiswaan, sistem ini diberlakukan untuk mempermudah mahasiswa dalam melakukan pendaftaran dan untuk menghindari adanya rekayasa pada data. Formulir pendaftaran diisi secara online untuk kemudian dicetak dan dikumpulkan pada saat wawancara. Pendaftarannya pun dilakukan dalam beberapa gelombang untuk menghindari overload.

Seperti tahun sebelumnya, ada tiga jenis beasiswa yang penyeleksiannya dilakukan bersamaan yaitu PPA, BBP-PPA dan supersemar. Bobot utama yang dinilai pada jenis beasiswa PPA (Penunjang Prestasi Akademik) adalah indeks prestasi yang tinggi. “Untuk beasiswa PPA yang menjadi penilaian utama adalah indeks prestasi. Selanjutnya prestasi non akademik dan keikutsertaan menjadi fungsionaris organisasi. Kondisi ekonomi juga dinilai. Namun poin terakhir ini adalah indikator yang paling rendah,” ujar Drs. Halid Hasan, MStratHRM selaku pembantu direktur 3.

Selanjutnya untuk BBP-PPA (Bantuan Biaya Pendidikan Penunjang Prestasi Akademik). Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi beberapa  mahasiswa. Sebenarnya BBP-PPA sama dengan BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa). Hanya namanya saja yang berubah, sementara untuk sistem maupun syarat pendaftaran sama seperti BBM. Sesuai namanya, BBP-PPA bukanlah beasiswa melainkan bantuan biaya pendidikan. Sehingga yang menjadi sasaran adalah mahasiswa yang kurang mampu. Yang perlu diketahui bantuan biaya ini tidak berbasis prestasi. Diharapkan melalui bantuan ini mahasiswa yang kurang mampu dapat meneruskan pendidikannya di Polinema tanpa terhambat oleh biaya pendidikan.

Berbeda dengan PPA dan BBP-PPA yang seleksinya dapat diikuti mahasiswa tingkat 1 maupun 2. Untuk beasiswa supersemar, hanya dapat diikuti oleh mahasiswa tingkat 3 yang kurang mampu. Mengenai syarat pendaftaran tak jauh berbeda dengan BBP-PPA, hanya berbeda pada nilai IPK yang lebih tinggi.

Berbicara mengenai kuota, tahun ini kuota beasiswa supersemar sebanyak 400 mahasiswa sedangkan PPA dan BBP-PPA sebanyak 660 mahasiswa. Jumlah ini tidak mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Kuota masing-masing beasiswa PPA dan  BBP-PPA sendiri masih belum ditentukan. Menurut Bapak Halid kuota akan disesuaikan dengan jumlah pendaftar dan tingkat kompetensi, agar tidak terjadi ketimpangan.

Menginjak tahap seleksi yaitu wawancara. Tahun ini beasiswa PPA tidak ada wawancara seperti tahun kemarin. Mahasiswa yang mengajukan beasiswa PPA hanya mengumpulkan berkas pada saat mahasiswa yang mengajukan BBP-PPA dan supersemar menjalani wawancara. Untuk tempat wawancara sendiri dimungkinkan akan dilaksanakan di Aula Pertamina. Selain itu untuk menghindari suasana wawancara yang kurang kondusif seperti tahun lalu, Bapak Halid memaparkan dimungkinkan waktu wawancara juga akan dilakukan dalam sistem gelombang.

Semua pihak tentu berharap penyeleksian beasiswa kali ini bisa lebih transparan dan tepat sasaran. Sistem baru yang diusungpun semoga tidak membawa  masalah baru dikemudian hari. (azz, kie)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s