Peringati Hari AIDS, UKM PASTI Gelar Seminar


1 Desember diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Hari yang diperuntukkan untuk para pengidap AIDS sebagai bentuk solidaritas kepada mereka. Tercatat 38,6 juta orang di seluruh dunia terinfeksi AIDS pada tahun 2006. WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Ini menjadikan virus HIV termasuk virus yang paling mematikan dalam sejarah. Hukuman sosial yang didapatkan penderita AIDS ini juga cenderung lebih berat dibandingkan penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan yang terlibat dalam merawat ODHA (orang menderita AIDS). (sumber: www.wikipedia.com)

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperingati hari tersebut. Diantaranya melalui kegiatan bakti sosial, jalan sehat, seminar, hingga mengunjungi para pengidap AIDS untuk sekedar memberi bantuan dan semangat. Hal serupa juga dilakukan oleh UKM Pasti Politeknik Negeri Malang melalui seminar bertemakan “We know, we share, and we care” mengenai AIDS pada tanggal 6 Desember 2012.

Seminar ini bertujuan untuk mengenalkan kepada para mahasiswa Politeknik Negeri Malang pada umumnya dan para calon fungsionaris UKM Pasti pada khususnya tentang “Apa itu AIDS dan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).” Pada acara hari itu panitia mendatangkan beberapa pemateri, yaitu Adib Asrori, M.Psi., yang bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sadar Hati dan Dedik Darwanto, S.Psi., selaku dosen di kedokteran UNISMA. Bukan hanya itu, untuk lebih memotivasi peserta, panitia juga mendatangkan seorang ODHA untuk berbagi pengalaman dan ilmu mengenai bahaya dan resiko yang akan didapatkan jika sudah terinfeksi virus HIV. Salah satu hal yang menarik, dalam seminar ini juga diadakan tes antibodi HIV. Tes yang bersifat gratis ini bertujuan untuk mengetahui apakah orang tersebut mengidap AIDS atau tidak.

Regina Damayanti, ketua pelaksana dari acara tersebut mengungkapkan bahwa seminar ini bermanfaat untuk para calon fungsionaris UKM Pasti agar mereka mengerti apa itu HIV/AIDS dan apa bahayanya serta menambah pengetahuan mereka tentang bagaimana cara berinteraksi dengan ODHA.

“Jauhi virusnya bukan orangnya,” tambah mahasiswi Jurusan Teknik Listrik tersebut. Dia menjelaskan bahwa para penderita AIDS membutuhkan dukungan dan semangat yang lebih untuk menjalani hidup. Oleh karena itu kita tidak diperkenankan menjauhi atau bahkan mengejek mereka. Mereka juga manusia yang sama seperti kita, mempunyai hak untuk hidup. Hanya saja mereka tidak seberuntung kita. Jadi rangkul mereka, bantu mereka, jauhi virusnya dan jangan jauhi ODHA. (irt,rdt)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s