Beasiswa


Adanya beasiswa tentu  sangat membantu mahasiswa dalam memenuhi kewajiban pembiayaan kuliahnya. Untuk itu setiap tahun pemerintah menggelontorkan beragam beasiswa yang dapat diakses oleh perguruan tinggi untuk didistribusikan, terlepas dari banyak juga beasiswa yang diberikan oleh sektor swasta maupun yayasan-yayasan nirlaba lainnya. Umumnya ada dua jenis beasiswa yang disediakan, untuk mereka yang berprestasi secara akademik dan untuk mereka golongan yang tidak mampu.

Prinsip pendistribusian beasiswa sendiri setidaknya harus mencakup prinsip 3T. Yaitu tepat waktu, tepat sasaran dan tepat jumlah. Selain itu prosedur juga diharap tidak terlalu berbelit-belit guna memudahkan penerimanya. Bicara soal beasiswa bagi anda mahasiswa POLINEMA angkatan 2009 mungkin punya catatan tersendiri soal ini, masih ingat  dulu kisruh pendistribusian beasiswa Pertamina, BBM/PPA?. Selain masalah keterlambatan, dana yang turun juga berlebih dari nominal beasiswa seharusnya, mengherankan!! Meskipun kemudian pihak penerima juga harus mengembalikan dana berlebih tersebut ke pihak kampus, tapi cukup mengindikasikan rumitnya manajemen beasiswa.

Tidak cukup sampai disitu, kebijakan pemerataan ternyata juga menimbulkan masalah yang berlarut-larut. Kebijakan yang tujuannya baik itu bermula dari jumlah penerima yang dijanjikan pihak kampus berlebih dengan jumlah penerima yang dijanjikan pemberi beasiswa. Kebijakan tersebut pada tataran pelaksanaannya juga tidak sebaik yang diharapkan. Distribusinya menyisakan nominal yang tidak tersalurkan, yang  kalau digambarkan jumlahnya cukup untuk membayar SPP selama satu semester untuk sejumlah 52 orang mahasiswa teknik mesin DIII. Namun akhirnya tidak jelas rimbanya sisa dana beasiswa tersebut, bahkan sampai tulisan ini dibuat.

Mengingat kejadian tersebut saat ini tentu pikiran kita tertuju pada satu lagi permasalahan beasiswa. Beasiswa dari salah satu bank nasional B*RI (Penulis tidak menyebut nama spesifik, tapi yakin bahwa rekan-rekan pasti tanggap), menimbulkan kegelisahan bagi calon penerimanya. Jika dirunut perjalanannya cukup membingungkan. Dimulai dari nominal awal yang dijanjikan akan diterima yaitu sebesar 6juta Rupiah atau 500ribu/bulan, turun drastis menjadi 3,6juta atau 300ribu/bulan. Kemudian  dari segi penerimanya, awalnya akan diberikan untuk 50 calon penerima, ternyata setelah diumumkan ke-50 calon penerima tersebut harus kembali kecewa karena jumlah calon penerimanya diciutkan menjadi 25 anak untuk nominal  4,8juta. Akhirnya agar tetap mengakomodir semua penerima yang diumumkan pada awalnya,  maka beasiswa ini pun dibagi dua sebesar 2,4juta.

Tidak cukup sampai disitu, ternyata pencairannya pun berlarut-larut. Dari janji awal akan cair di bulan Nopember 2011, molor hingga menginjak bulan ketiga 2012 ini belum juga dapat dicairkan. Penulis mencatat setidaknya 7 kali pencairan beasiswa ini tertunda dari yang dijanjikan pihak kampus. Padahal mahasiswa sangat mengharapkan uang beasiswa tersebut untuk membayar SPP di semester genap ini. Belum lagi sejumlah “efek samping” yang penulis temui dimana mahasiswa yang dijanjikan menerima mendapati ATM B*RI mereka yang didaftarkan sebagai rekening beasiswa diblokir pihak Bank tanpa konfirmasi, padahal ada uang kiriman dari orang tua mereka di rekening tersebut. Rekan-rekan yang menggantungkan pembayaran SPP semester genap ini pada beasiswa tersebut juga harus menelan kekecewaan.

Mengingat sejumlah kejadian diatas penulis tidak sedang berusaha mencari siapa pihak yang harusnya disalahkan, namun efeknya mahasiswa  tentu bertanya-tanya sejauh mana profesionalitas pihak kampus dalam menjamin dan mengelola kesejahteraan mahasiswa.

Menginjak tahun 2012 ini penulis berharap tidak lagi ada kekisruhan dalam pengelolaan beasiswa. Transparansi dan prinsip 3T benar-benar harus diwujudkan. Semoga bukan sekedar harapan mahasiswa saja (kvn).

Riwayat Penulis :
NAMA : Kevin Pami Pradana

Penulis adalah Mahasiswa Teknik Mesin DIII

Aktif di LPM KOMPEN periode 2009-2010

BEM POLINEMA Periode 2011-2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s