Antara “Yudisium” dan “Alfa”


Bangku Kosong

Dua kata diatas menjadi jalan termudah bagi mahasiswa Politeknik Negeri Malang untuk meluluskan diri terlalu awal. Hanya menghiasi Kartu Hasil Studi (KHS) dengan nilai E, IP kurang dari 2,00 atau mahasiswa dapat juga mengkoleksi Alfa sebanyak 48 jam, secara sah mahasiswa tersebut tidak lagi berstatus mahasiswa Politeknik Negeri Malang.

Namun, Politeknik Negeri Malang tentu saja tidak asal menendang mahasiswanya hanya karena 2 kata tersebut. Banyak dosen yang berbelas kasihan dan masih ingin melihat anak didiknya hadir di kelas mereka. “Saya kasihan sekali kalau melihat ada mahasiswa Politeknik Negeri Malang di Drop Out (DO). Tapi, mau gimana lagi mereka yang bandel. Saya juga kasihan sama orang tuanya kalo tahu anaknya di-DO, pasti memohon-mohon di jurusan buat mencabut surat DO itu,” papar salah seorang dosen yang mengajar di jurusan Akuntansi.

Banyak dosen yang lebih memilih nilai secara pukul rata dengan alasan ingin mahasiswanya lulus. Hal ini sering sekali dimanfaatkan mahasiswa untuk lepas dari jeratan DO dan mahasiswa juga terkesan mengabaikan. Ada pula dosen yang memberi nilai secara adil, sehingga dosen seperti ini lebih ditakuti. Namun tidak serta merta dosen memberi nilai D atau E pada mahasiswanya. Nilai tersebut juga melalui proses yudisium. Sehingga, mahasiswa bisa terselamatkan dari ancaman DO juga karena proses yudisium ini.

Tapi, masih ada satu kata lagi yang menjadi faktor mengapa mahasiswa Politeknik Negeri Malang tersebut di DO yaitu daftar kehadiran dalam perkuliahan. Mungkin dapat dihitung dengan jari mahasiswa Politeknik Negeri Malang yang terhindar dari alfa atau memiliki alfa 0 selama kuliah di Politeknik Negeri Malang. Bagaimana tidak? Tidak sedikit dosen Politeknik Negeri Malang yang sangat antusias untuk meng-cross daftar hadir ketika mahasiswanya tidak masuk tanpa keterangan atau pun terlambat mengikuti kuliah. Karena mahasiswa Politeknik Negeri Malang memang dituntut untuk disiplin sesuai dengan motto Politeknik Negeri Malang itu sendiri yaitu kompak, jujur, disiplin.

Surat Pemberitahuan bagi mahasiswa yang suka membolos juga berlaku disini. Cukup tidak masuk selama 2 hari, mahasiswa sudah mengantongi alfa sebanyak kurang lebih 16 jam dan secara langsung akan muncul surat pemberitahuan pertama yang dilayangkan kepada mahasiswa tersebut. Namun, mahasiswa kini tak takut lagi dengan kata “Alfa” tersebut. Karena tidak sedikit pula dosen yang tidak meng-absent mahasiswanya sehingga mahasiswa sangat memanfaatkan kesempatan ini untuk mangkir dari perkuliahan.

Walaupun Yudisium dan Alfa sangat mempengaruhi apakah mahasiswa tersebut layak untuk tetap menuntut ilmunya di kampus biru ini atau tidak, tetap saja masih banyak celah untuk lolos dari hukuman DO tersebut. Mungkinkah suatu hari nanti celah tersebut akan semakin sempit untuk jalan meloloskan diri dari jeratan DO. We will see

by : Rizky Herviana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s