Seminar Nasional To Be Talk Less Do More – Enterpreneurship


This slideshow requires JavaScript.


Pada seminar Entrepreneur Dies Natalis Politeknik Negeri Malang ke-29 yang bertemakan “Dari imajinasi menjalaninya, Kiat sukses menciptakan relasi, Kiat sukses mendapatkan pekerjaan, Kiat sukses wirausahawan sejati”. Seminar yang diadakan oleh Politeknik Negeri Malang ini adalah bagian dari pelatihan Pekan Mahasiswa Wirausaha (PMW).

Pada seminar kali ini mendatangkan tamu pembicara Ir. Arnold Wariyanto dari Tunas Abadi Malang, dan Drs. Ali Lating, MM. Beliau-beliau ini adalah sosok wirausahawan yang sukses membangun dan mengembangkan usahanya mulai dari nol. Beliau-beliau selalu membangun dengan semangat yang gigih serta positif thinking yang tinggi.

Acara seminar ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama tentang bagaimana caranya berwirausaha yang baik dan mengubah entrepreneur menjadi technopreneur. Sedangkan sesi kedua adalah mengenai pengembangan softskill pada diri mahasiswa, dimana para peserta diharapkan dapat menjadi pelobi dan pembicara yang baik.

Pada sesi yang pertama, kesempatan diberikan kepada pembicara dari Tunas Abadi Malang untuk menyampaikan materi dan pengalaman tentang kewirausahaan. Pada initinya, beliau nenegaskan bahwasanya penting bagi kita semua untuk taat pada Sang Pencipta. Hal ini berdsarkan pengalaman pribadi bliau.

Ketika itu beliau terkena serangan jantung yang mengharuskan beliau untuk berobat. Dan ternyata usahanya habis semua sampai penghasilannya minus. Ketika itu pula belau mulai bertobat dan menjalankan kembali bisnisnya. Selalu shalat tepat waktu, serta mengamalkan amalan salih.

“Kejarlah akhiratmu, jangan kejar duniamu. Karena jika mengejar dunia, maka yang didapat hanyalah dunia saja. Akan tetapi jika mengejar akhirat, maka yang didapat adalah keduanya. Mengapa demikian? Karena pada proses mengejar akhirat itu ada nikmat dunia juga. Jadi otomatis dapat kenikmatan dunia juga.” papar ir. Wirayanto.

Disamping itu beliau juga menjelaskan tentang strategi produksi dan penjualan yang baik. Nah, gimana sih caranya? Mudah. Yang penting ulet dan rajin, berani ambil keputusan. Jika ingin memproduksi barang harus brani produksi lebih dari satu, karena jika hanya satu saja berarti percuma, buka bisnis namanya. Yang kedua adalah cara menjual yang baik, factor utamanya adalah memiliki relasi yang banyak. Dengan adanya relasi, penjualan produk akan smakin mudah. Yang terakhir adalah kemampuan memenej suatu bisnis itu sendiri. Ir. Wiriyanto menceritakan salah satu perusahaan market yang bergerak dibidang elektronik dengan strategi bisnis yang baik. Apakah perusahaan itu? Perusahaan tersebut adalah market store Hartono Elektronik yang bertempat di Malang.

Setelah sesi ini berakhir, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah itu dilanjutkan sesi kedua yang dibawakan oleh bapak Ali Lating dari Gorontalo.

Bapak Ali Lating adalah sosok yang sangat istimewa, low profile. Disamping beliau memberikan materi kepada peserta, beliau juga memasukkan sedikit joke-joke yang membuat para peserta tidak tegang dan merasa nyaman.

Pesan dan gagasan yang paling bermanfaat dari beliau adalah tentang bagaimana cara berbicara yang baik serta dapat menjadi pengaruh bagi orang lain. Penting bagi peserta untuk mengembangkan pendidikan softskill, karena terkadang seseorang tidak pernah bisa mengenali karakter dirinay sendiri. Dalam pengembangan softskill yang baik, beliau juga mengajarkan tentang menjadi pe-lobby yang baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s