Study Tour – Pabrik Al Safi – Riyadh, KSA


Al-Safi adalah salah satu perusahaan susu di Arab Saudi dengan luas pabrik 2900 hektar. Nama dari perusahaan ini adalah Al-Safi yang dimiliki oleh M. Abdullah Faisal.

Perusahaan ini bekerja sama dengan perusahaan dari Perancis yang bernama DANONE selama 7 tahun lamanya. Kebetulan perusahaan susu yang kami kunjungi  adalah perusahaan susu yang telah mendapatkan rekor dunia dengan jumlah sapi terbanyak di dunia. Jumlah sapi yang mereka miliki pada tahun ini sekitar 35.000 ekor sapi perah. Sapi-sapi ini di import dari Negara kincir air alias Belanda. Tidak semua sapi dari Belanda, mereka hanya mengambil beberapa pasang sapi untuk di kembangbiakan di Arab Saudi.

Setiap harinya sapi-sapi ini melahirkan 50 ekor sapi perah yang masih kecil. Perusahaan ini melarang sapi yang masih kecil untuk meminum susu dari induknya.

Mengapa demikian?

Menurut hasil yang kita dapatkan dari salah satu staf bidang pemerahan susu, sapi yang masih kecil dilarang minum susu dari induknya karena akan mempengaruhi pada jumlah produksi susu yang diperah. Sapi-sapi ini diperah dengan menggunakan mesin yang ada dari 6 tempat pemerahan susu. Mesin-mesin pemerah susu itu berjumlah 120 dan ada yang 80 dalam setiap tempat. Sapi yang sudah boleh diperah susunya berumur 6 bulan ke atas dengan ketentuan dapat memproduksi susu sebayak 20 liter atau lebih.

Jika sapi-sapi itu tidak dapat memproduksi susu kurang dari 20 liter, maka sapi-sapi itu layak disembelih, karena dinilai tidak produktif. Ada pula yang menjadi hambatan sapi untuk diperah susunya, salah satunya adalah sapi yang sedang mengandung. Hal ini disebabkan adanya kandungan lemak yang meningkat, sehingga produksi susu yang dihasilkan tidak sesuai dengan ketentuan. Setiap harinya perusahaan ini menghasilkan susu yang telah diperah sekitar 500.000 liter, dengan jadwal 3 kali pemerahan dalam sehari.

Pada peroses pengolahan susu yang telah diperah, hanya diperoses dengan menggunakan mesin yang telah dibeli dari Swiss.  Mesin-mesin yang berteknologi tinggi akan mengolah susu dengan sendirinya tanpa adanya campur tangan pegawai. Tugas pegawai di sana hanya mengawasi mesin-mesin tersebut agar tidak terjadi kerusakan yang fatal.

Bagaimana membedakan susu itu Low Fat dan Fat?

Mereka menggunakan mesin khusus yang berfungsi untuk melihat kadar susu.

Bagaimana cara memproses susu agar tahan lama?

Caranya dengan memanaskan susu-susu tersebut pada suhu tertentu dan sterilisasi agar susu tersebut tahan lama. Tidak ada bahan pengawet untuk membuat susu tahan lama, semuanya dilakukan dengan alami. Susu yang kadaluarsa tidak dapat didaur ulang. Setelah peroses itu susu-susu itu akan dikemas dalam kotak-kotak susu dengan mesinnya.

Pada setiap jamnya perusahaan ini menghasilkan 20.000 kotak. Mereka akan memasarkan produknya setelah sehari produksi.

Mengapa demikian?

Karena susu-susu yang telah disterilkan dan dipanaskan pada suhu tertentu, mulai berjalan penanggalannya yaitu sehari setelah pemrosesan. Mereka juga memasarkan produknya di luar negeri, antara lain Kuwait, Qatar, Bahrain, Iraq, Iran,dan U.A.E. Semua produk yang dipasarkan disana juga tidak menggunakan bahan pengawet.

by M.Mushonnif

note: dikutip dari data reportase pribadi M. Mushonnif  (Kamis, 23 Agustus 2007)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s